CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Saturday, January 19, 2008

Apologizing

Saya : Maaf, membuatmu marah. Saya tidak akan ulangi lagi
Dia : Ndaji, nda marahma. Saya juga terlalu emosi tadi malam


Isn't it beautiful?

Friday, January 18, 2008

Anak-anak Nakal


Saya suka sekali menonton film. Sama dengan membaca. Menonton membuat saya seperti menyelami dunia lain. Saya suka semua jenis film, apalagi yang berakhir tragis.
Film pertama saya yang saya nonton di bioskop 21 – dulu, masih di jalan Sam Ratulangi – adalah The Little Rascals. Ketika itu saya masih duduk di bangku kelas satu SMP. Film ini merupakan film keluarga. Pemain utamanya adalah sekelompok anak-anak. Bercerita tentang sekelompok anak laki-laki yang membentu klub pembenci perempuan. Kemudian salah satu anggotanya jatuh cinta kepada seorang anak perempuan. Dari situlah berawal segala kekacauan.
Saya tidak pernah bosan menonton film ini. Selalu membuat saya tertawa. Betapa polosnya anak-anak kecil ini. Saya selalu ingat dialog ini, “What’s the number for nine-one-one?”.
Akhir-akhir ini saya jadi sering menonton film di bioskop. Terutama untuk film-film baru. Tiga bulan terakhir sepertinya ada sepuluh kali saya pergi nonton. Kebiasaan yang tidak biasa, mengingat sewaktu kuliah dulu saya sangat jarang nonton. Kampus terlalu jauh. Mahasiswa sekarang yang kuliah di sekitar Tamalanrea mungkin ada yang berbangga hati karena akan dibangunnya Cineplex di sekitar Tello.
Semakin banyak bioskop di Makassar. Seperti jaman dulu-dulu.

Perempuan Punya Cerita


Jenis Film
DRAMA
Pemain
RIEKE DYAH PITALOKA, RACHEL MARYAM, ARSWENDY NASUTION, KIRANA LARASATI, FAUZI BAADILA, SHANTY, SUSAN BACHTIAR, SARAH SECHAN
Sutradara
NIA DINATA, UPI, LASJA F. SUSATYO, FATIMAH T. RONY
Penulis
VIVIAN IDRIS, MELISSA KARIM
Produser
NIA DINATA
Produksi
KALYANA SHIRA FILMS
Durasi
109 MIN


Film ini merupakan antologi dari beberapa film pendek yang mengangkat tema yang sama.

1. Cerita pulau
Seorang bidan, Sumantri (Rieke Dyah Pitaloka) yang mengabdikan hidupnya untuk membantu kelahiran di sebuah pulau dan di vonis menderita kanker payudara. Di pulau ini Sumantri hidup bersama suaminya dan sangat menaruh perhatian kepada Wulan (Rachel Maryam) yang menderita keterbelakangan mental. Walaupun Wulan tidak “normal” tetapi tubuh Wulan berbentuk seperti perempuan pada umumnya. Wulan diperkosa oleh beberapa pemuda yang melihatnya sedang bermain-main pantulan cahaya di dermaga. Sumantri melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib tetapi ternyata Sumantri masih terlibat dengan kasus lain yaitu kasus aborsi.Wulan kemudian hamil.

2. Bagian kedua adalah Cerita Jogjakarta
Adegan pertamanya memperlihatkan sekelompok anak SMA laki-laki yang sedang duduk di hadapan komputer di sebuah warnet. Menonton film porno. Safina (Kirana Larasati) dan gengnya datang dan meminta pertanggungjawaban dari anak-anak laki-laki tersebut karena teman gengnya hamil. Sang teman yang hamil bingung yang mana benih dikandungnya, diperjelas oleh salah seorang anak laki-laki SMA dari kelompok tersebut, mereka melakukannya bergiliran. Di warnet itu juga ada seorang wartawan yang menyamar menjadi mahasiswa bernama Jay (Fauzi Baadilla) yang memperhatikan kejadian tersebut. Safina dan kawan-kawannya pergi ketika salah seorang dari kumpulan anak laki-laki tersebut mengusir karena ke”tegang”an mereka terganggu. Jay bertanya kepada penjaga warnet (Arie Daging) tentang dapatnya situs-situs dewasa di akses di warnet tersebut. Penjaga warnet malah menambahkan kalau dia juga menyediakan ruangan sempit untuk indehoy.
Safina berkenalan dengan Jay di sebuah warung dan kemudian menjadi akrab. Dan Safina jatuh cinta kepada Jay. Jay kemudian balik ke Jakarta.

3. Cerita Cibinong
Esi (Shanty) memiliki seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP yang selalu diejek oleh anak-anak di lingkungannya karena ibunya bekerja di sebuah klub dangdut. Di klub dangdut Esi bekerja sebagai tukang sapu-sapu saweran trio Dag-dig-dhuer yang salah satu personilnya yang paling terkenal bernama Cicih (Sarah Sechan). Cicih adalah seorang perempuan yang sangat ingin menjadi artis terkenal.
Esi tinggal bersama seorang pria yang bukan suaminya. Pada suatu malam dia mendapati anak perempuannya sedang disuruh melakukan perbuatan yang tidak senonoh kepada laki-laki itu. Esi meninggalkan rumahnya dan kemudian pindah ke rumah Cicih.
Cicih bertemu dengan Mansyur di pasar sewaktu ia sedang berjalan-jalan bersama anak perempuan Esi. Mansyur membujuk Cicih agar mau membujuk Esi untuk menjual anaknya ke Batam. Tetapi Esi tidak mau. Akhirnya Cicih membawa paksa anak perempuan Esi karena iming-iming akan diorbitkan di ibukota oleh Mansyur.

4. Cerita Jakarta
Laksmi (Susan Bahtiar) adalah janda keturunan Tionghoa yang ditulari penyakit AIDS dari suaminya, Reno, (Winky Wiryawan) yang seorang junkie. Reno merupakan seorang ningrat yang membuat Laksmi tidak disukai oleh keluarga suaminya, dan anaknya ingin diambil alih oleh orang tua Reno setelah Reno meninggal.
Ditengah kemampuan badan yang semakin lemah karena penyakit yang diderita, Mei harus menghadapi kenyataan kalau dia tidak diterima di lingkungan manapun. Bahkan di lingkungan keluarganya sekalipun. Mei juga sudah tidak punya uang dan pekerjaan karena dia harus membawa anaknya jauh dari mertuanya yang sudah menguasai rumahnya.
Sehingga pada suatu waktu, Mei meninggalkan anaknya sendirian di tempat kost pada waktu dia pergi berobat di sebuah rumah sakit. Pada saat Mei sampai di rumah kamar kostnya terbakar.

Di cerita pertama, kita melihat punggung. Entah apa maksudnya. Kita juga dibuat gemas karena ternyata uang dapat menyelesaikan segalanya bahkan untuk urusan pemerkosaan sekalipun. Mungkin karena yang diperkosa adalah perempuan yang cacat mental yang mana Sumantri menyebutnya sebagai “Istimewa”.

Cerita Jogjakarta menunjukkan perempuan yang melakukan seks pra-nikah karena cinta. Saya melihat seorang perempuan yang berani mengambil keputusan. Walaupun akhirnya dia merasa ditipu, dimanfaatkan. Saya suka dialog di akhir cerita ini. Yang lucu SMAnya bernama SMA 69 Darma. Kirana Larasati (yang sejak kemunculannya pertama di televisi, saya sangat ingin melihatnya main di film layar lebar) memang sangat cocok memerankan Safina. Di sini kita dapat melihat bagaimana anak-anak SMA begitu lihai dalam bermain seks tanpa malu-malu lagi dan dapat dilakukan di mana saja, bahkan di stadion olahraga yang sudah tidak terpakai.

Cerita ketiga dipenuhi dialog berbahasa Sunda. Sarah Sechan top sekali sebagai penyanyi di Klub Merem Melek. Aktingnya betul-betul natural. Tertunai sudah cita-cita yang dia sebutkan di setiap acara MTV Movie Awards. Shanty juga memikat. Di akhir adegan terlihat kekompakan sesama perempuan yang merasa senasib sepenaggungan karena menjadi korban dari perdagangan manusia.

Cerita terakhir, serius, membuat saya menangis di adegan terakhir. Waktu Laksmi mencium baju anaknya yang dia simpan di dalam tasnya. Cerita yang ini lebih ke pertarungan batin seorang ibu yang terkena penyakit mematikan. Susan Bahtiar cantik sekali. Betulan, cantik!

Film ini adalah sebuah film yang terdiri dari beberapa film pendek. Tidak ada keterkaitan dari setiap cerita kecuali bahwa setiap cerita mewakili perempuan dengan kisahnya masing-masing. Seperti mozaik. Berawal dari pemerkosaan, seks, cinta, perdagangan manusia, dan hubungan batin antara ibu dan anak. Selain hal-hal itu film ini juga menunjukkan perempuan mengalami diskriminasi ganda, di dalam diskriminasi masih ada diskriminasi yang lain lagi bagi perempuan.

Saya mendengar tentang film ini tadi pagi di Putuss Prambors. Arie Daging secara tidak sengaja sedikit berpromosi tentang film ini. Dan ternyata film ini betul-betul sudah masuk di Makassar, saya melihat informasinya di koran. Saya kemudian menonton pemutaran perdana dengan teman saya dan tiga orang penonton lain. Yah, kami cuma berlima. Saya sangat menyayangkan banyaknya adegan yang disensor di film ini, terutama untuk Cerita Jogjakarta. Seolah-olah LSF ingin menutup mata tentang fenomena yang terjadi.

Setelah menonton film ini saya gemas sendiri, tidak dapat dipungkiri memang, hal-hal yang disajikan di film ini adalah realita yang terjadi di sekeliling kita. Disajikan, mungkin, setiap hari di media, cetak maupun elektronik. Dan kemudian saya ketakutan sendiri, jika di masa yang akan datang nanti keadaannya akan semakin memburuk. Belum lagi dengan perhatian pemerintah yang sangat minim. Bagaimana dengan anak-anak perempuan di masa depan nanti? Sebagian besar film ini menunjukkan “kerugian” menjadi perempuan yang selalu menjadi korban. Fisik maupun mental. Film ini juga menunjukkan kalau perempuan tidak selamanya mengandalkan perasaannya, perempuan juga bisa realistis.

Ingin rasanya menonton film ini bersama teman-teman WWN... Dimana kalian sekarang?

PS: Kalau ada yang punya versi uncensored dari film ini, email saya please!!

Monday, January 14, 2008

Pergi dalam Damai...(Dafriady 1984 - 2008)




Aku bukan Gibran...
yang dengan tulisannya
bisa jadi penyair...

Aku bukan Einstein....
yang dengan kejeniusannya
bisa merubah dunia...

Aku bukanlah Romeo....
yang karena cintanya
rela mati demi Juliet...

Aku adalah Aku...
tak punya apa-apa
selain cinta kumiliki...

Harta satu-satunya...
yang tak bisa dicuri dan tak pernah mati...


Kau pernah ketikkan kata-kata ini di sebuah tempat di dunia maya

Selamat jalan, Dik!
May You Rest In Peace
See you there!!

Friday, January 11, 2008

Resolusi Hijriah!

Years gone by. Everything turn so fast. We are getting older. Time just cant let us to breath. So little time, so much to do. So little time, so much book. (yang terakhir tidak nyambung!)

Yah, tahun baru lagi. Januari lagi. Tanggal 1 lagi. Malam tahun baru dilewatkan dengan orang-orang tercinta. Melihat kembang api dari sisi utara dan selatan pekarangan rumah. Berpendar-pendar di langit merah, diiringi angin kencang. 30 menit sesudahnya hujan lebat.

Harapan-harapan yang ingin dicapai di tahun 2008 adalah semoga saya lebih dapat menahan diri dalam segala hal, lebih peduli pada sekeliling, lebih disiplin, konsisten dan tidak sering takut-takut lagi mengungkapkan perasaan.

Secara teknis dapat dikatakan seperti ini:
1.Mencoba untuk dekat-dekat dengandiriNya
2.Dapat meraih berat ideal
3.Mengurangi pemakaian telpon genggam yang berlebihan
4.Mencatat semua pengeluaran dan pemasukan
5.Rajin mandi
6.Banyak membaca
7.Lebih perhatian sama blog
8.Tidak membuang sampah sembarangan
9.Bercita-cita untuk mengakhiri masa lajang
10.Berkarya

Kira-kira seperti itu keinginan-keinginan di 2008 ini. Secara di tahun 2007 ada beberapa yang belum tercapai.

Berat juga meninggalkan tahun 2007 yang meninggalkan banyak peristiwa. Terlalu banyak sehingga saya ingin mewujudkan sesuatu untuk tahun yang istimewa itu.

Semoga di tahun 2008 ini lebih banyak lagi kisah yang akan berlangsung.

"waktu berlalu, dunia berubah
namun saya masih gadis kecil yang sama
dan candamu tetap bisa membuatku tertawa

seandainya kau masih disini
-dan ini menyakitkan-
jika saya tersenyum
karena aku terus saja merasakan
kau masih ada"
Interpretasi You Were There by Babyface


PS : Judulnya ngeles...soalnya masehi sudah lewat beberapa hari...

Tuesday, December 18, 2007

sajak tiga belas baris

:Sweet November

malam tadi langit-langit
kamar basah di air mata
pagi melekat rapi
di dinding-dinding senyum

setengah hari lewat
kutelungkup bantal di balik
wajah rindu bersalur biru
bukan seperti purnama-purnama
dekat berlalu

ujung subuh hinggap di daun
sebelah kepala
berbisik
lembut cintamu bisa menunggu

desember 2007

Wednesday, October 31, 2007

Thank You for Loving Me

It's hard for me to say the things
I want to say sometimes
There's no one here but you and me
And that broken old street light
Lock the doors
We'll leave the world outside
All I've got to give to you
Are these five words tonight

[Chorus:]
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn't see
For parting my lips
When I couldn't breathe
Thank you for loving me
Thank you for loving me

I never knew I had a dream
Until that dream was you
When I look into your eyes
The sky's a different blue
Cross my heart
I wear no disguise
If I tried, you'd make believe
That you believed my lies

[Chorus:]
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn't see
For parting my lips
When I couldn't breathe
Thank you for loving me

You pick me up when I fall down
You ring the bell before they count me out
If I was drowning you would part the sea
And risk your own life to rescue me

[Solo]

Lock the doors
We'll leave the world outside
All I've got to give to you
Are these five words tonight

[Chorus:]
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn't see
You parted my lips
When I couldn't breathe
Thank you for loving me

When I couldn't fly
Oh, you gave me wings
You parted my lips
When I couldn't breathe
Thank you for loving me


(...di perjalanan sewaktu melepasmu pergi)

Friday, October 12, 2007

Padamu Orang-orang Terkasih

Reuni akbar telah selesai
Pertemuan dengan Ramadhan berlalu dan menyisakan kerinduan
untuk dapat berjumpa kembali dengannya kemudian

Dihiasi dengan keindahan maaf
Semoga nikmat kemenangan di hari yang fitri ini
masih dapat kita rasakan bersama dengan
orang-orang terkasih pada tahun selanjutnya

Taqabalallahu minna wa minkum
Taqabalallahu yaa kariim
Hapuskan segala khilaf yang membekas


PS: Maafkan yaaa…

Friday, October 5, 2007

Amazing Couple on Amazing Race


Amazing Raceadalah salah satu reality show Amerika dimana pesertanya terdiri atas 11 pasangan. Pasangannya ada yang bersahabat, berteman, kekasih, saudara, suami-istri, dan semacamnya. Mereka berjuang dengan bagpack yang besar-besar, berlari-lari, berpindah-pindah negara (yang dimana di setiap spot terdapat tugas yang harus selesaikan untuk menuju spot selanjutnya) untuk memperebutkan 1 juta dollar Amerika di penghujung race. Yang membuat acara ini menarik adalah selain kita bisa melihat pemandangan dan penampakan dari setiap tempat wisata yang luar biasa (menurut saya) dari negara-negara yang berbeda, kita juga akan melihat dua orang manusia yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan.

Pasangan favorit saya adalah dua orang suami-istri Lazarus yang telah menikah selama 40 tahun. Mereka sangat lincah. Padahal umur mereka sudah 60 tahunan. Nama suaminya Barry dan istrinya Fran. Mereka berdua termasuk tim 5 besar. Hebat! Itu berarti mereka mengalahkan 6 tim lain yang masih muda-muda belia. I really enjoy see them working together and how they were supporting each other. Kok bisa ya?

40 tahun pernikahan. Bukan waktu yang sebentar untuk terus-terusan melihat orang yang sama setiap bangun pagi. Kemudian saya bertanya-tanya sudah berapa cobaan perkawinan yang mereka hadapi bersama -selain breast cancer yang diderita oleh sang istri-.

Sejak tiga bulan kemarin saya masih punya ketakutan untuk menikah. Menikah itu sudah seperti momok (seperti matematika according to kata pengantar buku cetak matematika anak sekolahan). Saya langsung bergidik kalau ada orang-orang yang menyebut lima huruf sakti itu: k-a-w-i-n. Saya takut kehidupan saya akan seperti di penjara. Tidak bisa melakukan apa-apa. Harus selalu menuruti kata suami walaupun itu tidak sesuai dengan kata hati. Dan yang itu tadi, memandang orang yang sama setiap hari.

Tapi kemudian seiring dengan berlalunya waktu, akhirnya saya merasakan suatu saat nanti saya ingin menciptakan sebuah cerita kehidupan yang tidak ingin kulakukan sendirian. Walaupun saya kemudian menyadari bahwa pertalian yang tidak mungkin terlepas adalah pertalian darah yang tidak mungkin terjadi antara saya dan suami saya. Yang oleh karena itu tercipta kata-kata,”Tidak ada bekas anak, yang ada itu bekas suami atau bekas istri”. Kesetiaan kepada komitmen awal-lah yang membuat suatu hubungan dapat bertahan layaknya pertalian darah. Jadi saya sedikit banyak sepakat dengan Agus di film Jomblo pada saat dia memutuskan Lani - selingkuhannya - di suatu restoran dengan pelayan-pelayan reseh, “Saya sayang banget sama kamu. Sayang sekali. Tetapi jika saya mencari yang terbaik terus suatu saat nanti saya pasti akan meninggalkan kamu juga”. Disinilah komitmen bisa mengalahkan perasaan. Seseorang pernah mengatakan di tengah malam menjelang pagi kepada saya bahwa komitmen itu di atas perasaan walaupun terciptanya komitmen itu disebabkan karena perasaan juga.

Seperti Barry dan Fran, saya ingin akan ada seseorang yang akan terus mengatakan, “You’re doing good, Baby” atau “You’re doing great” kemudian tangannya mengusap-usap punggung saya, di saat-saat yang seharusnya ia mengatakan, “Gara-gara kamu kita akhirnya kalah” dan kemudian lari meninggalkan dengan perasaan jengkel. Saya ingin mendatangi daerah-daerah asing berdua saja dengan orang yang saya sayang dan tersesat bersama. The one that might be I can live without, but I just don’t want to…

Pada akhir penampilan mereka di Amazing Race, Fran mengatakan bahwa dulu ia pernah berkata kepada Barry," Saya ingin seperti mereka",pada saat mereka melewati sepasang tua yang sedang berjalan bergandengan tangan. Dan akhirnya Fran dan Barry bisa melakukan yang lebih dari apa yang mereka inginkan.

Hoping will not fooled and blinded you around..


And I think this is Gibran’s

Marriage is the union of two divinities that a third might be born on earth
It is the union of two souls in strong love for the abolishment of separateness
It is the higher unity which fuses the separate unities within two spirits
It is the golden ring in a chain whose beginning is a glance, and whose ending is eternity
It is the pure rain that falls from an unblemished sky to fructicity and bless the fields of divine nature

Wednesday, October 3, 2007

The Night of Honors


Tuhanku,
Telah berhenti para pemohon di depan pintu-Mu
Telah berlindung orang-orang fakir ke haribaan-Mu
Telah berlabuh perahu orang-orang miskin pada
tepian lautan kebaikan-Mu dan kemurahan-Mu
dengan harapan dapat menggapai halaman kasih sayang-Mu dan anugerah-Mu

Tuhanku,
Jika sekiranya di bulan ini Engkau hanya menyayangi
orang yang ikhlas karena-Mu dalam menjalankan puasa dan
shalat malamnya,
Maka siapakah yang akan menyayangi pendosa yang berbuat
salah bila ia tenggelam dalam lautan dosa dan maksiat

Tuhanku,
Jika Engkau hanya menyayangi orang-orang yang taat,
Maka siapakah yang menyayangi orang-orang yang maksiat
Jika Engkau hanya menerima orang-orang yang beramal,
Maka siapakah yang akan menerima orang-orang yang tidak beramal

Tuhanku,
Beruntung sudah orang-orang yang puasa,
Berbahagialah orang-orang yang shalat malam,
Selamatlah orang-orang yang ikhlas

Sedangkan kami, hamba-hamba-Mu yang berdosa
Maka sayangilah kami dengan kasih-sayang-Mu
Dan lepaskanlah kami dari api neraka dengan ampunan-Mu
Ampunilah dosa-dosa kami dengan kasih-sayang-Mu,
Wahai yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi


(dari Madrasah Ruhaniah-Jalaluddin Rakhmat)
image taken from www.myperception.typepad.com