CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Friday, August 15, 2008

MLM

Sudah sangat lama saya ingin menuliskan pengalaman saya dengan sistem marketing kaki-kaki ini. Pertama kali mengenal sistem ini lewat sahabat saya sejak SMP, Lisa. Hari itu dikenalkan produk kosmetik, Oriflame. Saya diterangkan tentang sistem penjualan dan sebagainya, dan sebagainya. Kemudian saya tertarik ikut. dan aktif menjual cuma sampe bulan keenam saja. Setelah itu tidak dijabanin lagi. Setelah itu sata melihat, teman-teman saya di kampus sangat gigih mengikuti perdagangan sistem ini. Saya sempat beberapa kali, tertarik lagi. Tapi kemudian terlupakan begitu saja. Lupa. Saya betul-betul tidak berbakat dan tidak gigih menjalankan jual-menjual dengan sistem ini. Dan kemudian saya terseran ketakutan tersendiri dengan apa-apa saja yang berkaitan dengan bisnis ini.
Seorang teman, sampai sekarang masih saja terus memprospekku untuk ikut menjadi downlinenya. Dan sampai detik inipun saya masih menolah. Because I know myself, it doesnt work. I'm not that tuff!!
Saya menjadi sedikit parno. Jika ada kawan lama yang tiba-tiba menelepon terus langsung menawarkan kerjasama. Atau di atas bus seseorang mengajak ngobrol dengan ramah -sampai pernah dibayarin pula- tapi buntut-buntutnya ternyata menawarkan menjadi anggota. Saya langsung menghapal gelagatnya..
No hurt feeling ya teman-teman..apalagi yang menekuni bidang ini dengan sangat profesional..please, jangan ajak saya untuk masuk ke bisnis macam ini..*sigh..

Sunday, August 10, 2008

Olimpiade 2008



Tanggal 8 Agustus 2008. Tidak sengaja mencari-cari channel dengan acara yang masuk akal di waktu-waktu premium. TVRI menayangkan opening ceremony acara empat tahunan itu. Walaupun sudah pada saat kontingen-kontingen tiap negara berbaris beriringan, which means sebentar lagi acara puncak akan mulai, tetapi saya cukup senang melihat konvoy tersebut. Yah, walaupun agak sedikit bingung dengan susunan abjad negara-negara yang muncul. Seorang wanita bermata sipit mengenakan baju semi-cheongsam diiringi oleh bendera masing-masing negara, para atlit yang melambai-lambaikan tangan dan tak luput dengan alat perekam momentum masing-masing. Ada bubuk warna-warni yang menandai langkah mereka. Berbagai macam atribut mewakili negara masing-masing. Yang dari timur tengah memakai baju panjang, yang dari eropa sebagian besar kepanasan. Kira-kira sesion perjalanan kontingen-kontingen memakan waktu sekitar dua jam. Mungkin lebih. Negara-negara mengirimkan wakil masing-masing. Sepanjang pengamatan-karena keseringan ganti channel- negara penyumbang atlit terbanyak Amerika Serikat dan yang tersedikit Timor Leste.
Dulu...Dulu..waktu masih jaman saya masih SD. Waktu Susi Susanti and the Gank sedang jaya-jayanya, olimpiade jadi acara wajib nonton. Apalagi bagian pembukaannya. Mungkin karena dulu cuma ada satu stasiun televisi, jadi saya tidak punya pilihan lain.
Olimpiade Athena betul-betul tidak tersentuh. Saya ingat, Taufik Hidayat, yang dapat emas di cabang andalan Indonesia, Bulutangkis, sempat sewot karena permainannya tidak terekspos ke negaranya sendiri. Saya juga tidak mendengar gaung-gaung Olimpiade empat tahun lalu. Padahal Olimpiade kembali ke daerah asalnya.
Empat tahun sebelumnya saya menikmati betul acara pembukaan pesta olahraga dan sportifitas dunia tersebut. Yang diselenggarakan di Sidney, Australia. Mungkin karena saya menontonnya dengan orang-orang yang sangat menanti-nanti peristiwa tersebut. Saya kemudian jadi mengenal Ian Thorpe, perenang asal Australia, dan Cathy Freeman, cabang atletik, yang keturunan Aborigin.
Anyway, moment penyalaan olympic flame selalu berbeda-beda. Semakin kesini sepertinya semakin extreme saja. Seperti yang di Bejing kemarin itu. Di tenga prote-protes anti-Pemerintah Cina, penyalaan api Olimpiade berjalan dengan sukses besar. Apalagi pake adegan berlari-lari di udara-seperti film Crouching Tiger,Hidden Dragon-, wihhh,,,,untung tidak lepas. Belum lagi setelah itu, kembang apinya keren sekali. Sepertinya di pasang di seluruh sudut Beijing...

Kira-kira berapa medali yang akan diboyong atlit-atlit kita di kesempatan kali ini ya?

Wednesday, July 30, 2008

Back to Reality

Sebulan dalam perjalanan. Sabtu kemarin baru balik dari Jogjakarta - kota yang sangat manusiawi... harga makanannya - naik kereta bersama Sheila - teman ketawa selama diklat prajabatan dan ojek sejati-. Tertinggal lagi serpihan hati di kota itu. Di sepanjang Malioboro, Miliran, Gejayan, dan Pakel Baru. Jogja dengan lampu merah dimana-mana. Motor juga. Becak juga. Kuda juga. Huehehehhe.... Fiuh, sekarang balik kantor lagi. Dinas lagi...

Beberapa hari sebelum ke Jogja, aku datang dari Makassar. Tidak sempat menikmati kota itu karena harus kemana-mana, mengantar siapa-siapa. Tidak sempat bercerita dengan sahabat. Tidak sempat bangun siang bolong di kamar. Tidak sempat bertegur sapa dengan "guru-guru yang tidak pernah marah"...

Mungkin aku disuruh kembali lagi untuk menikmati semuanya. Kembali ke Jogja dengan kamera sehingga aku dapat menyapa patung-patung Buddha di Borobudur. Semoga....

Next? Mencari desain lemari pakaian...

Tuesday, June 24, 2008

Johari and Nohari

Tolong klik ini dan ini..

Terima Kasih yak!!

Hari Terakhir

Sudah seminggu ini tidur tak pernah cukup. Ternyata mengurus pernikahan itu ribet juga, baru pernikahan adik sendiri, belum nikahan sendiri...

SKIP!!

Aniwei, hari ini terakhir mengarungi Jakarta. Fiuh!! Besok saya pulang..iya, pulang. Setelah empat bulan menambah polusi di ibukota yang tidak kucinta ini.
Diri dipaksa untuk bangun pagi. Padahal semalam seorang teman menelepon jam dua dini hari. Mencoba untuk tidur lagi. Tetapi susah. Memulai menjalin benang-benang yang menghantar ke dalam mimpi yang tidak dapat saya ingat di pagi hari.

Bangun kemudian membuat sarapan. Menggerutu melihat kamar yang berantakan, baju-baju berserakan meminta untuk segera dimasukkan ke dalam peti. Menenggak air putih ditemani indomie rebus rasa kaldu ayam. Rasa yang beda dengan tadi malam, Kari Ayam.

Teman kantor -yang senasib- menelepon di pagi hari. Masalah prajabatan yang sudah lebih dari 48jam dibahas belum kelar-kelar juga. Semua bingung, semua tidak terarah.

Tepat pukul 09.00 saya mengunci pintu rumah. Tetangga sebelah tidak lepas dari rutinitas memegang handphone, memencet-mencet tombol. Saya mencoba berlalu, dan ternyata dia masih saja mengajak saya berbicara di jarak 20 meter dengan suara yang masih bisa saya dengar di jarak 100 meter. Bertanya tentang otak-otak 20biji.

Berjalan, berjalan, mencegat angkot berwarna putih. Dari depan SELAPA mengejar metro mini 72 menuju Blok M. Indahnya berjalan di waktu-waktu segini, tidak macet sama sekali. Tempat duduk penumpang terbagi rata. Pengamen belum marak, walaupun saya berharap dengan tiga orang yang pernah bernyanyi dengan apik sekali, "Cinta Mati" by Andra and The Backbone. Setengah mengantuk. Teman kantor tidak berhenti memberi kabar terbaru dari kantor. (How nice she is!!)

Tujuan kali ini adalah Mangga Dua. Busway pun tidak seradak seruduk. Sampai di halte Tosari, tidak ada kesenjangan pembagia kursi penumpang. Nyaman sekali...

Masih banyak cerita tapi sepertinya saya sudah lelah...

Tuesday, June 17, 2008

Anyone Else But You

You're a part time lover and a full time friend
The monkey on you're back is the latest trend

I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

I kiss you on the brain in the shadow of a train
I kiss you all starry eyed, my body's swinging from side to side
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

Here is the church and here is the steeple
We sure are cute for two ugly people
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

The pebbles forgive me, the trees forgive me
So why can't, you forgive me?
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

I will find my nitch in your car
With my mp3 DVD rumple-packed guitar
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

Du du du du du du dudu
Du du du du du du dudu
Du du du du du du dudu du

Up up down down left right left right B A start
Just because we use cheats doesn't mean we're not smart
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

You are always trying to keep it real
I'm in love with how you feel
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

We both have shiny happy fits of rage
You want more fans, I want more stage
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

Don Quixote was a steel driving man. My name is Adam I'm your biggest fan
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

Squinched up your face and did a dance
You shook a little turd out of the bottom of your pants
I don't see what anyone can see, in anyone else
But you

Du du du du du du dudu
Du du du du du du dudu
Du du du du du du dudu du
But you


(OST. Juno)

Thursday, May 8, 2008

Insomnia

aku sudah lelah
bertarung melawanmu
saban malam
dan tak pernah menang

mengalahlah!

Sunday, May 4, 2008

Telepon Terakhir Tadi Malam

Semalam engkau bercerita tentang keadaan rumah. Sang Ayah yang masih belum khatam bersalaman dan Sang Ibu yang menanyakan tentang kesibukan. Adik-adik yang memujimu bertambah tampan, mungkin karena buah tangan. Saudara-saudara tuan rumah yang merubungimu di meja makan. Seorang Paman yang terus mengajakmu bercengkrama. Sesekali menanyakan kabar kekasihmu di kota sana.

Akan ada hajatan besar, katamu.

Kau menyampaikan lagi hal yang sudah aku ketahui. Tidak apa-apa. Aku hanya ingin mendengarmu bercerita berita-berita yang datang dari tempatku pulang karena aku sekarang tidak disana.

Rahasia Mungkin

:Seiya

mungkin kita tidak akan bercermin
pada sebuah sofa empuk
sambil tertawa dan berdendang
pada sebuah kertas putih

mungkin kita tidak akan berdiri
di depan pintu yang tiba-tiba
terbuka sewaktu kau mengatakan akan
pergi dari tempatmu berpulang

mungkin kita tidak akan berlari
di belakang semburat biru dan jingga
subuh sebelum seorang ibu tua
terjaga dan anak kecil menangis lapar

mungkin separuh hidup
tentang sebuah pengakuan
akan hilang pada hingar
janji saat kelingkingmu
terikat benang merahnya


(selamat hari jadi... 28th years and you almost accomplished your life...)

Thursday, May 1, 2008

misearable

dinas pagi...

perasaan tidak menentu..

i'm listening and watching this 16 times...